Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terus mendorong penjualan lelang rumahnya di tengah pergerakan ekonomi terkini. Pada konferensi pers yang digelar Senin (25/5/2026), manajemen mengumumkan bahwa untuk tahun 2026 ini, BTN menyediakan 10.000 rumah seken untuk dilelang secara terbuka kepada masyarakat umum.
SEVP Assets Management BTN Benjamen Sihombing menyebut, di tengah naiknya harga-harga rumah baru, pembelian rumah dengan skema lelang menjadi semakin diminati masyarakat. Momentum ini dinilai tepat mengingat rumah-rumah yang ditawarkan sebagai produk lelang memiliki harga yang lebih rendah sekitar 20% hingga 40% dibandingkan harga rumah dengan kondisi baru.
Baca Juga: BTN Makin Agresif Cari Mesin Pertumbuhan Baru di Luar Bisnis Kredit Perumahan
Keuntungan Skema Cicilan KPR Lelang Rumah BTN Maju
Apa saja syarat, promo bunga, dan fasilitas KPR lelang rumah BTN tahun 2026?
| Data Program Lelang | Detail dan Fasilitas Lelang BTN |
| Total Pasokan Rumah | 10.000 unit rumah second |
| Diskon Harga Rumah | 20% sampai 40% dari harga rumah baru |
| Suku Bunga KPR | 5% fixed selama 5 tahun (KPR BTN Maju) |
| Uang Muka (DP) | Mulai dari 1% |
| Tenor Cicilan | Hingga 30 tahun |
| Periode Pelaksanaan | Januari hingga Desember 2026 |
| Target Penjualan | 35% sampai 45% dari total unit |
Baca Juga: BRI Raup Laba Rp 15,89 Triliun, Naik 5,91% per April 2026
Lebih Menguntungkan Dibanding Beli Rumah Baru?
Benjamen menceritakan bahwa membeli rumah lelang saat ini semakin menguntungkan dibanding membeli rumah baru dengan KPR normal. Pasalnya, pembelian rumah baru berisiko terdampak oleh kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) yang akhirnya berakibat pada cicilan yang lebih mahal bagi konsumen.
"Ini menjadi momentum besar buat masyarakat umum. Walau BI Rate naik 50 bps, KPR lelang kita masih bisa bertahan di bunga fixed 5% selama lima tahun," kata Benjamen di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, dari total pasokan 10 ribu unit yang disediakan, jumlah rumah yang ditargetkan laku terjual berada di kisaran 3.500 hingga 4.500 unit. Benjamen mengklaim target penjualan tersebut sudah sesuai dengan prospek pemulihan aset kredit macet BTN pada tahun ini. Menurutnya, pemenuhan target itu sudah cukup luar biasa untuk menggerakkan nilai ekonomi, termasuk menyumbang pemulihan kepada bank.
Masyarakat yang berminat dapat mengikuti agenda lelang akbar 10 ribu rumah ini yang digelar mulai Januari hingga Desember 2026. Akses terhadap aset ini dapat ditempuh melalui platform Bale Lelang BTN, baik dengan mengunjungi situs resmi balelelang.btn.co.id maupun mengunduh aplikasi mobile Bale by BTN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













