kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Bank Permata: Kredit Restrukturisasi Covid-19 yang Berpotensi Memburuk Hanya 10%


Selasa, 06 September 2022 / 15:06 WIB
Bank Permata: Kredit Restrukturisasi Covid-19 yang Berpotensi Memburuk Hanya 10%
ILUSTRASI. PT Bank Permata Tbk (BNLI) terus memantau debitur yang masih mendapatkan relaksasi restrukturisasi Covid-19.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) terus memantau secara ketat terhadap debitur yang masih mendapatkan relaksasi restrukturisasi Covid-19. 

Per Juni 2022, outstanding restrukturisasi Covid-19 Bank Permata mencapai 8,7 triliun, telah menurun 26,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 11,8%. 

Restrukturisasi Covid-19 tersebut sekitar 6,5% dari total portofolio kredit perseroan. Itu terdiri dari kredit segmen korporasi 64%, ritel 25% dan UMKM 11%. 

Baca Juga: Penyaluran KUR Perbankan Sudah Separuh Jalan

Setiatno Budiman, Direktur Risiko Bank Permata mengatakan, dari monitoring ketat yang dilakukan perseroan, segmen kredit dalam restrukturisasi Covid-19 yang masih mengalami volatitilitas tinggi adalah UMKM. Sedangkan korporasi dan ritel sudah lumayan stabil.

"Adapun potensi kredit yang akan memburuk saat masa relaksasasi Restrukturisasi Covid-19 selesai, persentasinya sangat kecil. Hanya sekitar 10%," katanya saat publik ekspose Bank Permata secara virtual, Selasa (6/9).

Ia mengatakan, kualitas aset Bank Permata secara keseluruhan per Juni 2022 semakin membaik. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) secara gross tercatat 3,1% dari 3,3% pada periode yang sama tahun lalu. 

Bank Permata telah melakukan pencadangan hingga 230% hingga Juni 2022 untuk mengantisipasi risiko kredit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×