kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Bank Permata: Kredit Restrukturisasi Covid-19 yang Berpotensi Memburuk Hanya 10%


Selasa, 06 September 2022 / 15:06 WIB
Bank Permata: Kredit Restrukturisasi Covid-19 yang Berpotensi Memburuk Hanya 10%
ILUSTRASI. PT Bank Permata Tbk (BNLI) terus memantau debitur yang masih mendapatkan relaksasi restrukturisasi Covid-19.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) terus memantau secara ketat terhadap debitur yang masih mendapatkan relaksasi restrukturisasi Covid-19. 

Per Juni 2022, outstanding restrukturisasi Covid-19 Bank Permata mencapai 8,7 triliun, telah menurun 26,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 11,8%. 

Restrukturisasi Covid-19 tersebut sekitar 6,5% dari total portofolio kredit perseroan. Itu terdiri dari kredit segmen korporasi 64%, ritel 25% dan UMKM 11%. 

Baca Juga: Penyaluran KUR Perbankan Sudah Separuh Jalan

Setiatno Budiman, Direktur Risiko Bank Permata mengatakan, dari monitoring ketat yang dilakukan perseroan, segmen kredit dalam restrukturisasi Covid-19 yang masih mengalami volatitilitas tinggi adalah UMKM. Sedangkan korporasi dan ritel sudah lumayan stabil.

"Adapun potensi kredit yang akan memburuk saat masa relaksasasi Restrukturisasi Covid-19 selesai, persentasinya sangat kecil. Hanya sekitar 10%," katanya saat publik ekspose Bank Permata secara virtual, Selasa (6/9).

Ia mengatakan, kualitas aset Bank Permata secara keseluruhan per Juni 2022 semakin membaik. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) secara gross tercatat 3,1% dari 3,3% pada periode yang sama tahun lalu. 

Bank Permata telah melakukan pencadangan hingga 230% hingga Juni 2022 untuk mengantisipasi risiko kredit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×