kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Bank Syariah Mandiri menilai IPO bukan kebutuhan mendesak saat ini


Senin, 09 April 2018 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Pembiayaan Perbankan Syariah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Syariah Mandiri (BSM) mengaku belum akan melakukan pencatatan saham di bursa atau initial public offering (IPO) pada tahun 2018. Pada tahun ini, BSM masih akan melakukan perbaikan kinerja.

Pertanyaannya apakah pada tahun depan BSM sudah siap untuk melakukan IPO? Rizky Wisnoentoro, Corporate Secretary Mandiri Syariah bilang opsi untuk melakukan IPO belum mendesak dilakukan pada tahun ini.

"IPO belum topik yang mendesak," kata Rizky kepada Kontan.co.id, Senin (9/4). Tahun ini bank akan melakukan konsolidasi internal dengan memaksimalkan kinerja.

Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan outlet dan karyawan yang dimiliki. Sebenarnya selain IPO, BSM mempunyai opsi lain yaitu partner strategis.

Pada tahun ini BSM berencana untuk meningkatkan kinerja dengan menggenjot produktivitas. Apalagi potensi bisnis bank syariah masih cukup besar ke depan.

Karena pangsa pasar bank syariah saat ini sudah tembus 5%. Seiring dengan potensi industri yang cukup besar, BSM berharap kinerja ke depan juga semakin baik. BSM juga mendukung salah satu bank syariah milik bank BUMN yaitu BRI Syariah untuk IPO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×