kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Genjot bisnis, Bank Syariah Mandiri gandeng asosiasi rumah sakit Islam


Senin, 09 April 2018 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. Pembiayaan Perbankan Syariah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Syariah Mandiri (BSM) akan melakukan penandatangan kerjasama dengan beberapa rumah sakit. Kerjasama ini terkait pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan cash management dengan prinsip syariah.

Rizky Wisnoentoro, Corporate Secretary Mandiri Syariah bilang kerjasama ini akan dilakukan dalam acara Islamic Healthcare Expo (IHex) 2018 selama 10-12 April di JCC.

Expo ini diselenggarakan MUKISI (Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia), atau asosiasi rumah sakit syariah dan perguruan tinggi Islam," kata Rizky dalam keterangan resmi, Senin (9/4). Expo ini merupakan upaya BSM mensosialisasikan produk layanan syariah ke industri kesehatan.

Menurut Rizki, RS dan pendidikan Islam adalah sektor yang sedang bertumbuh seiring meningkatnya kelas menengah muslim. Sektor kesehatan dan pendidikan tersebut sejalan dengan salah satu fokus yang dibidik Mandiri Syariah tahun ini.

Achmad Fauzi, Group Head Institutional Banking Mandiri Syariah bilang bank akan terus meningkatkan teknologi dan fasilitas sesuai dengan kebutuhan industri.

“Ke depan, kami akan mengembangkan teknologi cash management system dan billing payment yang mengintegrasikan system antara RS dan Bank” kata Fauzi.

Bank Mandiri akan proaktif menawarkan solusi produk dan layanan berbasis syariah bagi industri kesehatan. BSM berharap pegawai dari institusi rumah sakit juga bisa menggunakan produk ritel Mandiri Syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×