kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.696   20,00   0,11%
  • IDX 6.144   -174,14   -2,76%
  • KOMPAS100 810   -22,01   -2,64%
  • LQ45 621   -9,85   -1,56%
  • ISSI 217   -8,30   -3,68%
  • IDX30 355   -4,99   -1,39%
  • IDXHIDIV20 444   -5,07   -1,13%
  • IDX80 94   -2,28   -2,38%
  • IDXV30 122   -1,92   -1,54%
  • IDXQ30 116   -1,18   -1,00%

Bankir belum terlalu khawatir dengan risiko nilai tukar rupiah saat ini


Kamis, 17 Mei 2018 / 22:59 WIB
ILUSTRASI. Uang dollar AS


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Risiko nilai tukar rupiah pada beberapa hari terakhir kembali meningkat. Hal ini berdasarakan nilai tukar antara IDR dengan USD. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) USD/IDR hari ini (17/5) sebesar Rp 14.074 per dollar AS.

Kurs rupiah terhadap dollar AS sempat menguat pada (14/5) ke Rp 13.976 per USD. Namun selanjutnya ditutup melemah kembali di angka di atas Rp 14.000.

Vera Eve Lim, Direktur BCA bilang pelemahan rupiah terhadap USD ini wajar karena bagian dari pasar. "Diharapkan pelaku pasar tidak perlu khawatir berlebihan," kata Vera, Selasa (15/5).

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri bilang saat ini risiko nilai tukar masih cukup terkendali. "Karena bank berusaha menjaga net open position cukup rendah," kata Tiko sapaan akrabnya, Selasa (17/5).

BI sebagai regulator juga terus berusaha menjaga nilai tukar dengan menggunakan cadangan devisa yang dimiliki. Bank Mandiri juga berharap masyarakat tidak kawatir signifikan terhadap risiko nilai tukar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×