kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bankir catat transaksi hedging call spread naik signifikan


Kamis, 26 April 2018 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Nasabah Bertransaksi di Kantor Bank Maybank Indonesia


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bankir mencatat transaksi hedging call spread mengalami kenaikan. Hal ini terlihat dari data Bank Indonesia (BI) pada pertengahan Maret 2018.

I Made Budhi P Artha, Head Global Markets Maybank Indonesia bilang transaksi call spread di Maybank Indonesia cukup signifikan. "Untuk call spread dalam negeri market share kami sebesar 25%," kara Made kepada Kontan.co.id, Kamis (26/4). Hal ini berdasarakan informasi BI pada Maret 2018.

Terkait adanya ketentuan baru mengenai callspread, bank sedang mempersiapkan serangkaian sosialisasi. Diharapkan aturan baru ini bisa membangkitkan minat korporasi untuk melakukan hedging mata uang.

Beberapa keuntungan jika bank memakai produk hedging callspread adalah biaya yang lebih murah dibandingkan instrumen lain.

Hexana Tri Sasongko, SEVP Global Treasury BRI bilang call spread option merupakan salah satu bentuk hedging. "Kebanyakan produk hedging ini dilakukan di dalam negeri," kata Hexana kepada Kontan.co.id, Kamis (26/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×