kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bankir pesimis suku bunga acuan turun


Selasa, 03 November 2015 / 21:27 WIB


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kendati Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan terjadi deflasi pada bulan Oktober 2015 sebesar 0,08%, bankir pesimis Bank Indonesia (BI) akan menggunting suku bunga acuan atawa BI rate. Selama satu tahun belakangan ini, BI rate betah bertengger pada level 7,5%.

Salah satunya diungkapkan Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk. Menurut dia, untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, kelihatannya suku bunga acuan akan dipertahankan pada level saat ini.

"Kelihatannya BI rate akan dipertahankan. Dampaknya sendiri masih positif bagi BCA, dalam arti permintaan kredit naik sesuai target kami, yaitu 10% sampai akhir tahun nanti," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (3/11).

Sampai kuartal ketiga ini, kredit yang disalurkan BCA sendiri tercatat tumbuh 10,3%, yakni dari Rp 330,6 triliun pada kuartal ketiga tahun lalu menjadi sebesar Rp 364,8 triliun. Kinerja kinclong kredit tersebut terutama berasal dari sektor korporasi, konsumer dan UKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×