kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bankir sebut permintaan kredit ekspor impor lebih tinggi


Selasa, 17 April 2018 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. Pelabuhan New Priok Container Terminal One (NPCT1)


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bankir optimistis, penyaluran kredit pada tahun ini bisa lebih baik, didorong faktor makroekonomi Indonesia. Salah satu sektor kredit yang diproyeksi akan mengalami kenaikan cukup bagus adalah kredit ekspor impor.

Proyeksi positif ini muncul setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis realisasi neraca perdagangan Maret, kemarin. Tercatat, ekspor bulan Maret tumbuh 6,14% year on year, dan impor tumbuh 9,07%.

Frans Alimhamzah, Direktur Bisnis Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk berharap, pertumbuhan kredit ekspor impor pada tahun ini bisa lebih tinggi.

"Permintaan pasar jadi kunci," kata Frans kepada kontan.co.id, Selasa (17/4). Namun, CIMB Niaga belum mau menyebut target pertumbuhan kredit ekspor impor tahun ini.

Secara umum, Bank CIMB Niaga berharap jika pilkada sukses maka kredit akan tumbuh lebih bergairah.

Haryono Tjahjarijadi, Presiden Direktur Bank Mayapada bilang saat ini transaksi kredit ekspor impor bank masih relatif kecil. "Tidak menggambarkan angka secara industri," kata Haryono kepada kontan.co.id, Selasa (17/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×