kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.568   15,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BCA akan merger Rabobank dengan BCA Syariah?


Kamis, 20 Februari 2020 / 14:09 WIB
ILUSTRASI. Petugas Teller melayani calon jemaah haji di BCA Syariah Jakarta, Senin (4/3). PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mengakuisisi dua bank sepanjang 2019 yakni Bank Royal dan juga Rabobank Indonesia./pho KONTAN/Carolus Agus Wwaluyo/04/03/2019.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mengakuisisi dua bank sepanjang 2019 yakni Bank Royal dan juga Rabobank Indonesia. Bank Royal akan dikembangkan menjadi pioner digital banking di dalam negeri, sedangkan Rabobank akan digabung dengan salah satu anak usaha perseroan.

"Bank Royal tidak akan digabung dengan BCA Syariah. Bank itu saat ini sedang disiapkan sebagai pelopor bank digital di Indonesia," kata John Kosasih, Direktur Utama PT Bank BCA Syariah (BCAS) di Jakarta, Rabu (20/2).

Baca Juga: Negara kantongi dividen Rp 21,58 triliun dari keuntungan Bank Mandiri dan BRI di 2019

John tidak menampik dan mengiyakan sebagai gantinya BCAS akan bergabung dengan Rabobank. Hanya yang pasti, Jahja Setiaadmaja, Presiden Direktur BCA telah memastikan bahwa bank yang diakuisisi pada Desember 2019 ini akan dimerger dengan anak usaha BCA.

Sementara saat ini, BCA hanya memiliki satu anak usaha yang bergerak di bidang perbankan yakni Bank BCA Syariah. Dengan demikian, Rabobank akan dimerger dengan bank syariah tersebut. John bilang, Rabobank saat ini memiliki pembiayaan sekitar Rp 1,4 triliun.

BCA resmi mengakuisisi PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank Indonesia) dari Grup Rabobank pada Desember 2019 senilai Rp 397 miliar. 

Baca Juga: Cari bunga deposito di atas 6%? Lihat daftarnya di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×