kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BCA Optimalkan Biaya Operasional, Dorong Layanan Berbasis Digital


Sabtu, 28 Maret 2026 / 14:31 WIB
BCA Optimalkan Biaya Operasional, Dorong Layanan Berbasis Digital
ILUSTRASI. BCA berkomitmen untuk menekan biaya operasionalnya di tahun 2026 dengan mendorong penguatan layanan berbasis digital. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen untuk menekan biaya operasionalnya di tahun 2026 dengan mendorong penguatan layanan berbasis digital dan transaksi non-tunai.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, biaya operasional BCA sampai awal tahun ini masih terjaga dengan baik.

Menurutnya, beban operasional BCA secara keseluruhan di sepanjang tahun 2025 hanya tumbuh 1,5% (yoy). Pengelolaan yang efisien ini salah satunya, kata Hera, didukung oleh optimalisasi layanan digital.

Baca Juga: Transaksi Digital Meledak, Jadi Mesin Baru Pendapatan Perbankan

"Pengelolaan operasional yang efisien salah satunya dilakukan melalui optimalisasi transaksi melalui layanan perbankan digital dan transaksi non tunai," kata Hera kepada Kontan.co.id, Kamis (26/3/2026).

Hera juga menyebut efisiensi ini tercermin dari rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio/CIR) BCA yang terhitung sebesar 30,7% pada akhir tahun 2025.

"Relatif lebih efisien dibandingkan level pra-pandemi yang berada di kisaran 43%," kata Hera.

Salah satu strategi yang diterapkan BCA tahun ini adalah dengan memodernisasi infrastruktur teknologi yang sudah dimiliki. BCA juga akan memperkuat ekosistem dari seluruh layanan finansialnya.

Baca Juga: BRI Buka Akses Tarik Tunai GoPay Tanpa Kartu di 19.000 ATM dan CRM

Menurut Hera, semakin efisien biaya operasional bank, maka akan semakin meningkat pula layanan yang dapat diberikan kepada nasabah.

Adapun data Bank Indonesia (BI) menunjukkan biaya overhead industri perbankan awal tahun ini turun. BI mencatat biaya overhead perbankan per Januari 2026 sebesar 3,44%, turun dari 3,75% di Desember 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×