kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Beberapa perusahaan asuransi jiwa menggenjot bisnis syariah


Selasa, 15 Januari 2019 / 19:05 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa perusahaan asuransi jiwa berusaha mengembangkan produk syariah. Potensi bisnis ini dipandang masih cukup besar.

Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G Kusuma menargetka, pada tahun ini kontribusi bisnis syariah bisa lebih dari 10% dari total premi. “Saat ini kontribusi bisnis syariah kami masih kurang dari 10%,” kata Handojo, Kamis pekan lalu (10/1).

Untuk meningkatkan bisnis syariah, AXA Mandiri akan mengoptimalkan edukasi dan pengenalan produk syariah AXA Mandiri ke masyarakat. AXA Mandiri juga sudah berpartner dengan beberapa bank syariah diantaranya Bank Syariah Mandiri.

Dengan kerjasama dengan BSM diharapkan perusahaan bisa meningkatkan sinergi dengan induk. Pengoptimalan bisnis syariah yang dilakukan AXA Mandiri ini karena saat ini perusahaan asuransi ini memiliki unit bisnis yang mengurusi bisnis syariah.

PT Mandiri Inhealth juga berupaya menggenjot produk syariah pada 2019 ini. Iwan Pasila, CEO Mandiri Inhealth menuturkan produk baru di bidang syariah ini salah satunya asuransi umrah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×