kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Begini cara BNI Multifinance jaga NPF


Selasa, 04 Juli 2017 / 13:16 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT BNI Multifinance punya strategi khusus untuk menjaga angka non performing finance (NPF) atau kredit macet agar tak membengkak hingga akhir tahun.

Asal tahu saja, hingga Juni 2017 angka NPF anak usaha PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk ini mencapai 0,21%. Sementara, hingga akhir tahun diprediksi angka NPF mencapai 0,55%.

Suwaluyo, Direktur Utama BNI Multifinance mengatakan, angka NPF per semester I-2017 telah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun lalu yang mencapai 0,26%.

Hal tersebut lantaran BNI Multifinance telah melakukan beberapa ekspansi. Tengok saja, selain mempertahankan lini bisnis yang berkontribusi besar seperti pembiayaan kendaraan komersial, BNI Multifinance juga tengah merambah pembiayaan sektor properti.

"Dalam menjaga NPF kami cek setiap minggu ada tidak yang telat bayar. Jika telat seminggu kami beri surat peringatan dan minggu selanjutnya peringataan kedua. Setelah sebulan kita tarik barangnya," tukasnya, Selasa (4/7).

Hal tersebut dinilainya cukup efektif dalam menjaga angka NPF agar tak membengkak dan tetap sesuai target awal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×