kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.024   26,00   0,14%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

Begini kondisi likuiditas dan permodalan BCA


Kamis, 30 Oktober 2014 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. FF Advance Server OB40 Mei 2023, Jadwal Server Dibuka, Link Daftar & Download APK


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Meski pertumbuhan kredit lebih tinggi keimbang penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), tingkat likuiditas Bank Central Asia (BCA) tetap terjaga. Rasio pengguanaan dana simpanan nasabah untuk kredit atau loan to deposit ratio (LDR) berada di level 75,9%.

"Rasio kredit kami terhadap DPK berada pada level yang sehat," terang Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, Kamis (30/10). Untuk menjaga likuiditas, BCA juga memiliki secondary reserve senilai Rp 74,3 triliun. Angka itu setara dengan 17,2% dari total DPK BCA yang mencapai Rp 432 triliun.

Sejalan dengan tingkat likuiditas, BCA juga mempertegas posisi kesehatan melalui capital adequacy ratio (CAR) yang berada pada level 17,2%. "Angka itu naik dari posisi CAR di September 2013 yang sebesar 15,8%," tambah Jahja.


  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×