kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

BI akan satukan billing aggregator pembayaran


Senin, 12 Maret 2018 / 15:26 WIB
ILUSTRASI. Nasabah Menggunakan Fasilitas Mesin ATM


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) bilang akan menyatukan billing aggregator sistem pembayaran pada kuartal I-2019. Hal ini untuk memudahkan pembayaran dari 26 layanan publik, salah satunya pembayaran listrik PLN.

Punky Purnomo Wibowo, Direktur Departemen Pengawasan dan Kebijakan Sistem Pembayaran BI bilang dengan adanya standar ini, maka charge fee dari pembayaran ini bisa lebih murah.

"Misalnya saat ini Rp 3.000, kami akan membuat lebih murah," kata Punky setelah ditemui di acara SWITF gpi, Senin (12/3). Punky bilang ada kemungkinan implementasi billing aggregator ini bisa dipercepat sebelum kuartal I-2019.

Hexana, Tri Sasongko, SEVP Treasury and Global Service BRI bilang nantinya dengan payment aggregator, semua pembayaran bisa masuk dalam sistem baru ini.

"Dengan adanya penyatuan tagihan ini maka pengelolaan transaksi pembayaran bisa lebih mudah," kata Hexana. Selain pembayaran PLN, nantinya pembayaran tol juga bisa masuk dalam sistem ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×