kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

BI Catat Permintaan KPR dan KPA Mendominasi Kredit Properti Hingga April 2024


Selasa, 28 Mei 2024 / 05:30 WIB
BI Catat Permintaan KPR dan KPA Mendominasi Kredit Properti Hingga April 2024
ILUSTRASI. Warga penghuni apartemen menemani anak-anak di fasiltas taman bermain hunian Samesta Sentraland Cengkareng, Jakarta, Senin (13/5). BI Catat Permintaan KPR dan KPA Mendominasi Kredit Properti Hingga April 2024


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat laju pertumbuhan kredit properti tumbuh relatif di April 2024. Di mana, pertumbuhannya hanya sekitar 7,8% secara tahunan (YoY), tak beda jauh dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,7% YoY.

Adapun, nilai kredit properti yang dikucurkan pada periode April 2024 adalah Rp 1.351 triliun. Masih ada kenaikan dari bulan sebelumnya, di mana, kredit properti yang telah disalurkan sekitar Rp 1.348 triliun.

Berdasarkan kontribusi, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) tetap mendominasi sekitar 55% dari total kredit properti atau senilai Rp 743,7 triliun. Sementara, laju pertumbuhannya pun tak berubah dari bulan sebelumnya yaitu tumbuh 14,2% YoY.

Baca Juga: Kredit Konsumsi Hambat Laju Pertumbuhan Kredit Perbankan yang Melesat

Selanjutnya, ada kredit real estate yang tampaknya mengalami pertumbuhan yang sedikit pesat sekitar 8,9% YoY. Sebab, jika dilihat dari periode Maret 2024, kredit real estate hanya tumbuh sekitar 8,6% YoY.

Di sisi lain, kredit konstruksi menjadi salah satu segmen yang tampak lesu. Hal tersebut tercermin dari laju penurunan kredit yang semakin dalam di April 2024 menjadi 3,3% YoY, bulan sebelumnya turun 3,2% YoY.

Sebelumnya, Direktur Konsumer CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengakui bahwa kredit konsumer saat ini memiliki tantangannya sendiri, salah satunya adalah kredit properti. Oleh karenanya, ia melihat perlu ada strategi khusus yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Menelisik Korean Link, Sumber Bisnis Baru Bagi KB Bank

Pria yang akrab disapa Dede ini pun mengungkapkan saat ini kredit properti menjadi yang paling tertekan di segmen konsumer ini. Di mana, ada pergeseran kebutuhan nasabah KPR yang dulunya investor, tetapi sekarang kebanyakan nasabah yang memiliki kebutuhan untuk rumah pertama.

“Para investor ini susah mendapat penyewa juga kan dan akhirnya nasabah model ini lebih suka berinvestasi yang lebih likuid di wealth management products,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×