kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.594   41,00   0,23%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI hanya serap SUN Rp 321 miliar karena harga penawaran tinggi


Sabtu, 24 September 2011 / 14:16 WIB
ILUSTRASI. AstraZeneca . REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi terhadap rupiah. Pembelian Surat Utang Negara (SUN) menjadi salah satu alternatif yang dilakukan bank sentral.

Kemarin (23/9) BI berhasil menyerap SUN di pasar sekunder sebesar Rp 321 miliar. Sebelumnya, BI menyatakan siap membeli SUN dengan harga sedikit di atas rata-rata. Namun dari target indikatif yang dipasang Rp 4 triliun, jumlah penawaran yang masuk hanya Rp 1,4 triliun.

"Ini karena harga yang ditawarkan sudah tinggi dan yieldnya rendah," ujar Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo.

Penyerapan BI hari ini lebih rendah dibandingkan operasi moneter yang dilakukan kemarin. Pada Kamis (23/9) BI menyerap Rp 1,7 trliun melalui lelang dan Rp 1,5 triliun dari pembelian bilateral.

BI kompak dengan bank-bank sentral di kawasan Asia melakukan intervensi valuta asing. Hal ini mengakibatkan nilai tukar di kawasan menguat. Termasuk rupiah yang berdasarkan kurs tengah BI hari ini ditutup Rp 8.780 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×