kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

BI minta BPR tekan bunga pinjaman


Senin, 24 Januari 2011 / 18:35 WIB


Reporter: Wahyu Satriani |

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) meminta Bank Perkreditan Rakyat (BPR) melakukan penataan ulang efisiensi agar bisa menekan bunga pinjaman. Penurunan bunga pinjaman tersebut dinilai akan meningkatkan daya saing BPR pada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjadi wilayah operasionalnya. Pasalnya, saat ini persaingan industri perbankan di sektor ini semakin ketat.

"Dalam meningkatkan peran BPR perlu penataan ulang efisiensi terutama bagaimana dapat menekan bunga pinjaman yang saat ini berada pada tingkat yang cukup tinggi," kata Gubernur BI Darmin Nasution di hadapan para bankir saat hajatan bankers dinner, akhir pekan lalu.

Di sisi lain, Darmin bilang, penurunan bunga pinjaman juga akan memberikan manfaat yang lebih besar dalam mendorong kegiatan ekonomi.

Direktur BPR dan UMKM BI Edy Setiadi mengatakan aturan ini masih dalam penggodokan dan belum rampung. Namun intinya, BI mendorong agar BPR bisa melakukan efisiensi. "Untuk mendorong efisiensi BPR banyak upayanya. Nanti pada saatnya akan diinfokan," cetusnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×