kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.861   15,00   0,09%
  • IDX 8.865   -71,77   -0,80%
  • KOMPAS100 1.224   -5,29   -0,43%
  • LQ45 865   -2,62   -0,30%
  • ISSI 323   -1,01   -0,31%
  • IDX30 440   0,14   0,03%
  • IDXHIDIV20 519   2,21   0,43%
  • IDX80 136   -0,57   -0,42%
  • IDXV30 144   -0,32   -0,22%
  • IDXQ30 141   0,81   0,57%

BI proyeksikan NPL 2,4% pada akhir tahun


Selasa, 09 Desember 2014 / 16:40 WIB
BI proyeksikan NPL 2,4% pada akhir tahun
ILUSTRASI. Keputusan BI menahan suku bunga yang belum menurunkan bunga memberikan gambaran investor bahwa BI mengutamakan stabilitas. KONTAN/Fransiskus Simbolon/05/09/2018


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) masih berada di level wajar, karena adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi dan penyaluran kredit.

Darsono, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, mengatakan, perbankan mencatat kenaikan kredit bermasalah menjadi 2,35% per Oktober 2014, dari posisi 1,8% pada periode lalu.

“Perbankan akan mencatat rasio NPL sebesar 2,4% gross pada akhir tahun,” kata Darsono, Selasa (9/12). Menurutnya, rasio kredit bermasalah ini berasal dari sektor kredit komoditas yang tengah mengalami penurunan harga dan permintaan, seperti pertambangan dan batubara.

Darsono bilang, ke depan, perbankan masih mampu mengendalikan laju kredit bermasalah, karena mereka sudah mengantisipasi risiko sejak dini. "NPL naik masih wajar itu masih dalam level yang rendah dari batas atas sebesar 5%," tambahnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×