Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75%. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan BI Rate yang bertahan di level 5,75% cenderung membuat multifinance tetap berhati-hati dalam menerbitkan obligasi.
"Meski demikian, hal itu juga tidak menghentikan penerbitan obligasi oleh multifinance," ujar Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin kepada Kontan, Senin (5/10/2026).
Dari sisi positif, Ahmad menuturkan keputusan BI mempertahankan suku bunga bisa mengurangi risiko kenaikan biaya dana tambahan dalam jangka pendek. Namun, dia bilang level suku bunga saat ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan 4,75% pada awal tahun.
Baca Juga: OJK Susun Rancangan Revisi POJK 40/2024 tentang Fintech Lending
"Dengan demikian, biaya penerbitan belum kembali ke level yang lebih murah," tuturnya.
Menurut Ahmad, keputusan BI mempertahankan suku bunga acuan utamanya untuk menjaga stabilitas Rupiah di tengah tekanan eksternal. Oleh karena itu, dia menyebut timing penerbitan obligasi multifinance kemungkinan akan makin selektif.
Ahmad menerangkan perusahaan multifinance dengan kebutuhan refinancing atau modal kerja, tetap memiliki alasan kuat untuk masuk pasar. Sebaliknya, perusahaan dengan likuiditas memadai dapat menunggu kondisi yield yang lebih kondusif.
Selain itu, Ahmad menyampaikan keputusan penerbitan obligasi tidak hanya bergantung pada BI Rate, tetapi juga pada yield obligasi pemerintah, minat investor, kebutuhan likuiditas, serta alternatif biaya pendanaan dari perbankan.
Dia menjelaskan pola tersebut sudah terlihat pada 2026, multifinance tetap menerbitkan obligasi, tetapi lebih berhati-hati dalam memilih tenor, nilai, dan momentum penerbitan.
Asal tahu saja, Pefindo mencatat, penerbitan surat utang multifinance mencapai Rp 19,62 triliun per September 2026. Nilainya turun 33,1%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 29,33 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














