kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BI sarankan BPD untuk menggandeng fintech


Kamis, 21 September 2017 / 13:21 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Perkembangan industri keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech) yang semakin pesat menimbulkan kekhawatiran bagi sejumlah bank kecil tak terkecuali Bank Pembangunan Daerah (BPD). Atas hal itu, Bank Indonesia (BI) meminta BPD untuk bisa bersinergi dengan fintech dalam memasarkan produknya.

Menurut Asisten Direktur BI Fintech Office Yosamarta, dengan cara itu BPD dapat mengembangkan bisnisnya, terutama dalam pengembangan produk dan layanannya kepada nasabah. Hal tersebut juga sejalan dengan era digitalisasi. 

Bank mau tak mau harus mengikuti perkembangan itu. "BPD harus berani. Setiap entitas buat inovasi unit. Bisa layanannya, model bisnisnya dan lain-lain," ujarnya dalam seminar di Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 di Jakarta Convention Center, Rabu, (20/9).

Lebih lanjut BI mengungkapkan, bahwa saat ini kehadiran fintech sangat diterima oleh masyarakat, karena lebih praktis dalam mengajukan pembiayaan tanpa harus mendatangi kantor cabang. Bukan hanya itu, pencairannya pun juga lebih cepat ketimbang harus meminjam di perbankan. "Fintech itu sedang disukai dunia, karena generasi Y dan Z berpikir instan dan pragmatis. Paradigma itu yang membuat jadi kenapa tidak dibuat simpel saja," ucapnya.

Selain itu, Yosamarta menyebut, peluang BPD untuk menggaet nasabah masih besar dan dianggap mampu menjadi kompetitor bank konvensional. Kondisi sejalan dengan masih banyak masyarakat yang belum tersentuh akses layanan keuangan (unbankable). Oleh sebab itu, BPD harus berinovasi dalam produknya. "Sekarang inovasi sudah bergeser ke digital. Saat ini core bisnis ada di perbankan. BPD ada captive market yang luar biasa. Unbankable masih banyak sekitar 36%, ini masih besar potensinya," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×