kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

BI siap-siap membuat mata uang digital


Jumat, 02 September 2016 / 22:05 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Bank Indonesia (BI) sedang mempelajari metode peredaran mata uang dalam bentuk digital. Pasalnya, ada sekitar 30 negara berencana untuk menerbitkan mata uang digital untuk mendukung kebutuhan masyarakat bertransaksi di dunia perdagangan online yang sedang marak di era modern ini.

Ronald Waas, Deputi Gubernur BI mengatakan, BI belum akan melaksanakan itu karena penerbitan mata uang dalam bentuk digital dalah hal baru di dunia, namun bank sentral akan mempelajari itu. ”Andai ada mata uang bentuk digital akan bermanfaat karena tidak perlu cetak uang untuk kertas ataupun logam,” katanya, Jumat (2/9).

Lanjutnya, hal yang perlu diperhatian dalam rencana penerbitan mata uang berbasis digital adalah sistem keamanan dan perlindungan masyarakat, karena mata uang digital adalah hal baru, dan belum banyak yang paham akan hal ini, serta harus ada payung hukum berdasarkan Undang-Undang mata uang.

Namun, jika ada mata uang digital maka kehadiran mata uang dalam bentuk fisik tidak akan terlupakan karena selama ekonomi masih tumbuh maka uang kertas dan uang logam tetap dibutuhkan. Tetapi, peredaran uang dalam bentuk fisik akan lebih sedikit jika ada kebutuhan uang dalam bentuk digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×