kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.001   -56,00   -0,31%
  • IDX 5.246   248,96   4,98%
  • KOMPAS100 675   44,35   7,03%
  • LQ45 527   38,25   7,83%
  • ISSI 179   6,68   3,88%
  • IDX30 295   22,18   8,12%
  • IDXHIDIV20 388   30,62   8,57%
  • IDX80 78   5,22   7,20%
  • IDXV30 108   6,88   6,83%
  • IDXQ30 98   8,01   8,92%

Bidik Pekerja Muda, Bank BSN Tawarkan KPR Tenor 40 Tahun dengan DP 1%


Selasa, 20 Oktober 2026 / 14:42 WIB
Bidik Pekerja Muda, Bank BSN Tawarkan KPR Tenor 40 Tahun dengan DP 1%
ILUSTRASI. Pertumbuhan DPK-Teller menghitung uang di Kantor Cabang Bank Syariah Nasional (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mendorong pekerja muda memiliki rumah pertama melalui fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun dan uang muka atau down payment (DP) mulai 1%.

Direktur Consumer Banking Bank BSN Mochamad Yut Penta mengatakan, pekerja muda masih menghadapi sejumlah tantangan untuk memiliki rumah. Di antaranya, kenaikan harga properti yang tidak sebanding dengan pertumbuhan pendapatan, keterbatasan dana DP, serta gaya hidup konsumtif yang dapat menghambat kemampuan memperoleh pembiayaan.

“Usia muda justru merupakan keunggulan dalam perencanaan pembiayaan properti karena memungkinkan pengambilan tenor yang panjang. Rumah pertama tidak harus menjadi rumah impian terakhir. Pekerja muda dapat menerapkan konsep starter home atau memulai dari rumah yang sesuai dengan kapasitas finansial saat ini,” ujar Yut dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026). 

Baca Juga: Bank BSN Dorong Integrasi Keuangan Syariah Asean

Untuk mempermudah akses kepemilikan rumah, Bank BSN menyediakan KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta KPR non-subsidi yang menyasar generasi muda.

KPR subsidi FLPP menawarkan DP mulai 1%, tenor hingga 40 tahun, serta margin tetap selama masa pembiayaan sebesar 5% untuk rumah tapak dan 6% untuk rumah susun. Bank BSN juga menawarkan subsidi bantuan DP hingga Rp 4 juta untuk pembelian rumah tapak.

Sedangkan, KPR Non Subsidi menyediakan beragam pilihan pembiayaan, antara lain margin mulai dari 3,65 persen dengan skema tetap (fixed) selama satu tahun, pilihan angsuran berjenjang, serta jangka waktu s.d 30 tahun. Nasabah juga memiliki keleluasaan memilih hunian berupa rumah tapak maupun rumah susun sesuai dengan kebutuhan.

Meski menawarkan berbagai kemudahan, Bank BSN mengingatkan calon nasabah untuk tetap memperhatikan kesiapan finansial (financial readiness) sebelum mengajukan KPR. Salah satu aspek penting yang perlu diperhitungkan adalah rasio cicilan terhadap penghasilan bulanan agar kewajiban angsuran tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan hidup lainnya.

Baca Juga: Bank BSN Siap Guyur Pembiayaan KUR Usai Teken Kerja Sama dengan Kementerian UMKM

Yut Penta juga menyoroti penggunaan pinjaman online (pinjol) dan layanan paylater di kalangan pekerja muda. Menurut dia, pengelolaan utang konsumtif secara bijak menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan keuangan sekaligus rekam jejak kredit pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

“Riwayat pembayaran yang baik memegang peranan penting untuk memudahkan persetujuan pembiayaan KPR,” ujarnya.

Fokus perseroan pada segmen pekerja muda ini sejalan dengan posisi fundamental Bank BSN sebagai pemain utama pembiayaan perumahan di industri perbankan syariah nasional. Saat ini, Bank BSN menduduki peringkat kedua sebagai bank syariah terbesar di Indonesia berdasarkan indikator total aset.

Per September 2026, pembiayaan KPR Bank BSN tercatat mencapai Rp58,9 triliun, terdiri atas KPR Subsidi sebesar Rp39,7 triliun dan KPR Non-Subsidi senilai Rp19,2 triliun.  Bank ini menguasai sekitar 24,8 persen pangsa pasar nasional penyaluran KPR Subsidi FLPP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×