kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BII Finance dapat peringkat AA dari Fitch Ratings


Senin, 18 Februari 2013 / 14:06 WIB
BII Finance dapat peringkat AA dari Fitch Ratings
ILUSTRASI. Covid-19 turun, harga saham MIKA melorot, apakah harus dijual atau beli?


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA/SEOUL/SINGAPORE. Fitch Rates menyematkan peringkat PT BII Finance Center's (BIIF) di level AA+(idn). Peringkat itu ditujukan untuk surat utang jangka menengah yang bernilai Rp 200 miliar dan bertenor 36 bulan. Proses emisi yang diterbitkan tersebut digunakan untuk mendukung perkembangan bisnis perusahaan.

Peringkat diberikan karena perusahaan itu berhasil fokus pada bisnis pembiayaan mobil. “Mereka berhasil menunjukkan obligasi yang bersifat langsung, tanpa syarat, jaminan, dan subordinasi,” jelas Fitch melalui rilis yang terbit hari ini (18/2).

Rating BIIF menunjukkan ekspektasi atas dukungan pemegang saham mayoritas yakni PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII), dan induk utamanya Malayan Banking Berhad (Maybank).

Penilaian ini memperhitungkan keterkaitan mereka dengan kepentingan strategis Maybank dalam mengembangkan jejak langkah di pasar konsumer yang berkembang pesat di Indonesia. Lalu, BII terus mendukung pembiayaan kepada subsidiary melalui skema joint financing di mana BII mengasumsikan besarnya risiko kredit.

Penurunan peringkat bisa terjadi apabila ada perubahan berarti seperti kepemilikan atau melemahnya kemampuan finansial sang induk. Tak tanggung-tanggung, penurunannya bisa bertakik-takik. Ini dikarenakan jika profil kredit perusahaan berdiri sendiri, tidak cukup kuat mendukung rating saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×