kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

BMRI Buka Suara Kredit Jhonlin, Saham PGUN dan JARR Bukan Satu-satunya Jaminan


Jumat, 16 Oktober 2026 / 16:27 WIB
BMRI Buka Suara Kredit Jhonlin, Saham PGUN dan JARR Bukan Satu-satunya Jaminan
ILUSTRASI. Mandiri - kontan native online (BANK MANDIRI/NATIVE)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menegaskan bahwa saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) bukan satu-satunya jaminan dalam fasilitas kredit yang diberikan kepada PT Jhonlin Baratama. Penegasan ini disampaikan di tengah penurunan harga saham kedua emiten tersebut.

Di tengah sentimen MSCI yang mengguncang pasar saham nasional, kedua emiten tersebut tak ketinggalan terkena dampaknya. Pada akhir perdagangan Jumat (16/10/2026), saham PGUN ditutup anjlok 14,91% dalam sehari ke level Rp 6.850 per saham. Sementara itu, saham JARR merosot 14,98% ke level Rp 2.270 per saham.

Secara kumulatif sejak awal tahun, harga saham PGUN telah turun 29,92%, sedangkan JARR terkoreksi 29,72%.

Baca Juga: CIMB Niaga Genjot Fee Based Income di Tengah Tekanan Margin Bunga

Mengingatkan saja, Bank Mandiri baru-baru ini diketahui mengucurkan kredit ke PT Jhonlin Baratama dengan jaminan gadai saham PGUN dan JARR. 

Melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/10/2026), Bank Mandiri menjelaskan fasilitas kredit kepada Jhonlin Baratama bukan ditujukan untuk aktivitas perdagangan saham.

Alih-alih, pinjaman tersebut dikucurkan untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk belanja modal atau capital expenditure (capex) serta kebutuhan pembiayaan perusahaan dan grup usaha di industri batubara dan penunjangnya.

Dalam kaitannya dengan jaminan, Bank Mandiri memastikan fasilitas pinjaman tersebut pada dasarnya dijamin dengan aset tetap dan aset non-tetap.

"Selain saham JARR dan PGUN yang merupakan afiliasi Jhonlin Baratama, fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan fixed asset dan non-fixed asset serta rekening Perusahaan," tulis manajemen.

Bank pelat merah ini menjelaskan, penilaian saham yang digunakan sebagai agunan tambahan telah mengacu pada Pasal 4 POJK Nomor 40 Tahun 2017 dan kebijakan internal bank. 

Saham tersebut ditempatkan sebagai sumber pelunasan sekunder atau second way out dan dinilai secara konservatif.

Adapun dalam memberikan kredit kepada Jhonlin Baratama, Bank Mandiri mempertimbangkan kapasitas pembayaran perusahaan dan grup usaha untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Analisis kredit juga disebut telah memperhatikan tiga pilar kualitas kredit sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni prospek usaha, kinerja, dan kemampuan membayar. 

Baca Juga: Pendapatan Bunga BTN Susut 18,57%, BBTN Genjot Fee Based Income

Pertimbangan lainnya mencakup kapasitas Jhonlin Baratama sebagai perusahaan operasional yang menghasilkan EBITDA serta sebagai induk sejumlah anak usaha atau perusahaan operasional yang berpotensi memberikan dividen.

Bank Mandiri mengaku turut memperhitungkan realisasi bisnis dalam ekosistem Jhonlin Group di berbagai industri, potensi bisnis ke depan, serta penetapan harga kredit dengan mempertimbangkan profitabilitas bank.

Di tengah penurunan harga saham JARR dan PGUN, Bank Mandiri menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Hal ini dilakukan melalui analisis kelayakan usaha, kemampuan pembayaran debitur, kecukupan agunan sesuai ketentuan, serta penerapan manajemen risiko secara menyeluruh.

Bank juga menyatakan bakal terus memantau dan mengevaluasi kualitas kredit secara berkala untuk menjaga kualitas aset, kesehatan keuangan, dan kepercayaan pemangku kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×