kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BMRI ingin dividen yang dibagikan turun jadi 20%


Rabu, 07 Maret 2012 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/2021.


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Agar pertumbuhan kredit tetap terjaga, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berharap dividen tahun ini bisa diturunkan menjadi 20% dibandingkan tahun lalu yang besarnya 35% dari laba bersih perseroan. Dengan porsi dividen 20% dari laba bersih Mandiri ingin menjaga rasio kecukupan modal (CAR) pada 2012 di level 14%-15%.

"Yang paling baik bagi Bank Mandiri dengan pertumbuhan kredit 25% itu adalah 20% dividen payout ratio. Karena kalau pertumbuhan kredit kami 25%-30%, CAR nanti bisa di bawah 12% pada di 2014," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, Rabu (7/3).

Meski belum menyampaikan laporan keuangan yang sudah diaudit, namun Zulkifli mengungkapkan pertumbuhan kredit Bank Mandiri tahun lalu mencapai 25% dibandingkan 2010. Untuk Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun ini, bank dengan kode saham BMRI itu merencanakan pertumbuhan kredit sebesar 20%-22%.

"NPL kami terus di bawah 4%, mudah-mudahan bisa di bawah 3%. Cost efficiency ratio juga di bawah 40%. Fee based income tumbuh di atas 30%. Dengan angka-angka itu semoga profitnya naik," papar Zulkifli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×