kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

BMRI ingin dividen yang dibagikan turun jadi 20%


Rabu, 07 Maret 2012 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/2021.


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Agar pertumbuhan kredit tetap terjaga, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berharap dividen tahun ini bisa diturunkan menjadi 20% dibandingkan tahun lalu yang besarnya 35% dari laba bersih perseroan. Dengan porsi dividen 20% dari laba bersih Mandiri ingin menjaga rasio kecukupan modal (CAR) pada 2012 di level 14%-15%.

"Yang paling baik bagi Bank Mandiri dengan pertumbuhan kredit 25% itu adalah 20% dividen payout ratio. Karena kalau pertumbuhan kredit kami 25%-30%, CAR nanti bisa di bawah 12% pada di 2014," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, Rabu (7/3).

Meski belum menyampaikan laporan keuangan yang sudah diaudit, namun Zulkifli mengungkapkan pertumbuhan kredit Bank Mandiri tahun lalu mencapai 25% dibandingkan 2010. Untuk Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun ini, bank dengan kode saham BMRI itu merencanakan pertumbuhan kredit sebesar 20%-22%.

"NPL kami terus di bawah 4%, mudah-mudahan bisa di bawah 3%. Cost efficiency ratio juga di bawah 40%. Fee based income tumbuh di atas 30%. Dengan angka-angka itu semoga profitnya naik," papar Zulkifli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×