kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI dapat pinjaman Rp 10 triliun dari 9 bank


Selasa, 20 Desember 2016 / 17:33 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk mendapatkan pinjaman valas sebesar US$ 750 juta atau sebesar Rp 10 triliun dari sembilan perbankan global. Pinjaman ini akan digunakan untuk menambah likuditas dan ekspansi bisnis bank berkode BBNI ini.

Sembilan lembaga keuangan internasional ini diantaranya adalah Australia and New Zealand Banking (ANZ), Japan's Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ (BTMU), France's BNP Paribas, US's Citibank, Germany's Commerzbank, Taiwan's CTBC Bank and Singapores's DBS, Oversea-Chinese Banking Corporation and United Overseas Bank.

Berdasarkan keterbukaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kiryanto, Sekretaris Perusahaan BNI mengatakan, pinjaman valas berupa facility agreement ini mempunyai tenor 3 tahun dan 5 tahun.

"Pencairan pinjaman ini rencananya dilakukan pada pekan ini," ujar Kiryanto dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/12). Pinjaman ini tercatat tanpa menggunakan jaminan dan akan digunakan untuk ekspansi bisnis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×