kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

BNI incar kredit sindikasi tumbuh 15%-20%


Jumat, 16 Desember 2016 / 19:04 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk mengincar pertumbuhan kredit sindikasi pada tahun depan sebesar 15% sampai 20%. Mayoritas pertumbuhan kredit sindikasi ini akan berasal dari sektor infrastruktur, sisanya ke beberapa industri seperti tekstil dan manufaktur.

Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI Dedi Priambodo mengatakan, salah satu pendorong kredit sindikasi dari proyek jalan tol.

“Sampai November 2016, jumlah kredit sindikasi ke jalan tol yang sudah disalurkan BNI sebesar Rp 80 triliun,” ujar Dedi setelah acara penandatangan fasilitas kredit sindikasi Jalan Tol Serpong Balaraja, Jumat (16/12).

Tahun depan, untuk meningkatkan kredit infrastruktur, BNI akan mencoba sistem penyaluran kredit baru yaitu dengan mekanisme dana talangan. Pembiayaan dana talangan ini untuk membantu pengadaan tanah dalam proyek sindikasi jalan tol.

Selain sindikasi jalan tol, BNI juga akan mengincar beberapa proyek infrastruktur lain seperti pembangkit listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×