kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI incar kredit sindikasi tumbuh 15%-20%


Jumat, 16 Desember 2016 / 19:04 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk mengincar pertumbuhan kredit sindikasi pada tahun depan sebesar 15% sampai 20%. Mayoritas pertumbuhan kredit sindikasi ini akan berasal dari sektor infrastruktur, sisanya ke beberapa industri seperti tekstil dan manufaktur.

Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI Dedi Priambodo mengatakan, salah satu pendorong kredit sindikasi dari proyek jalan tol.

“Sampai November 2016, jumlah kredit sindikasi ke jalan tol yang sudah disalurkan BNI sebesar Rp 80 triliun,” ujar Dedi setelah acara penandatangan fasilitas kredit sindikasi Jalan Tol Serpong Balaraja, Jumat (16/12).

Tahun depan, untuk meningkatkan kredit infrastruktur, BNI akan mencoba sistem penyaluran kredit baru yaitu dengan mekanisme dana talangan. Pembiayaan dana talangan ini untuk membantu pengadaan tanah dalam proyek sindikasi jalan tol.

Selain sindikasi jalan tol, BNI juga akan mengincar beberapa proyek infrastruktur lain seperti pembangkit listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×