kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.852   -43,90   -0,74%
  • KOMPAS100 758   -6,56   -0,86%
  • LQ45 578   -6,09   -1,04%
  • ISSI 203   -0,13   -0,06%
  • IDX30 328   -3,63   -1,10%
  • IDXHIDIV20 403   -5,04   -1,24%
  • IDX80 86   -0,73   -0,84%
  • IDXV30 109   -0,70   -0,64%
  • IDXQ30 105   -1,33   -1,24%

BNI incar pertumbuhan simpanan nasabah 17%


Rabu, 28 Januari 2015 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Yuk simak syarat dan ketentuan mendapatkan promo nonton di CGV pakai Livin’ by Mandiri


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Likuiditas perbankan perlahan-lahan mulai pulih. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencari ruang untuk menghimpun dana pihak ketiga (DPK) agar likuiditas longgar. Darmadi Sutanto, Direktur Konsumer dan Ritel BNI, mengatakan, pihaknya membidik pertumbuhan dana simpanan masyarakat yang tinggi pada tahun 2015.

“Kami membidik DPK tumbuh 16%-17% tahun ini,” katanya kepada KONTAN, kemarin (28/1). Adapun, pertumbuhan sumber dana itu terdiri dana murah seperti tabungan dan giro tumbuh 13%-14%, dana mahal seperti deposito ditargetkan tumbuh lebih tinggi sebesar 17%. Sedangkan, dari porsi pendanaanya, hampir seimbang. Misalnya, porsi dana mahal 45% dan dana murah 55%.

Darmadi bilang, untuk menghimpun dana deposito, bank berplat merah ini belum ada rencana untuk menaikan suku bunga simpanan, karena market belum mulai menggerakan bunga simpanan ke atas. “Kalau bisa kasih bunga rendah itu lebih baik, karena biaya dana atau cost of fund tidak terus meninggi,” tambahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×