kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI incar pertumbuhan simpanan nasabah 17%


Rabu, 28 Januari 2015 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Yuk simak syarat dan ketentuan mendapatkan promo nonton di CGV pakai Livin’ by Mandiri


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Likuiditas perbankan perlahan-lahan mulai pulih. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencari ruang untuk menghimpun dana pihak ketiga (DPK) agar likuiditas longgar. Darmadi Sutanto, Direktur Konsumer dan Ritel BNI, mengatakan, pihaknya membidik pertumbuhan dana simpanan masyarakat yang tinggi pada tahun 2015.

“Kami membidik DPK tumbuh 16%-17% tahun ini,” katanya kepada KONTAN, kemarin (28/1). Adapun, pertumbuhan sumber dana itu terdiri dana murah seperti tabungan dan giro tumbuh 13%-14%, dana mahal seperti deposito ditargetkan tumbuh lebih tinggi sebesar 17%. Sedangkan, dari porsi pendanaanya, hampir seimbang. Misalnya, porsi dana mahal 45% dan dana murah 55%.

Darmadi bilang, untuk menghimpun dana deposito, bank berplat merah ini belum ada rencana untuk menaikan suku bunga simpanan, karena market belum mulai menggerakan bunga simpanan ke atas. “Kalau bisa kasih bunga rendah itu lebih baik, karena biaya dana atau cost of fund tidak terus meninggi,” tambahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×