CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

BNI Jaga NPL Konstruksi di Bawah 1%


Senin, 27 April 2026 / 16:16 WIB
BNI Jaga NPL Konstruksi di Bawah 1%
ILUSTRASI. BNI berhasil menekan NPL sektor konstruksi di bawah 1%, lebih baik dari rata-rata industri


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memastikan kualitas kredit di sektor konstruksi tetap terjaga di tengah dinamika industri yang menantang. Perseroan mencatat rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) sektor konstruksi berada di bawah 1%.

Direktur Commercial Banking BNI M Iqbal mengatakan, capaian tersebut menunjukkan tren perbaikan dibandingkan periode sebelumnya sekaligus lebih baik dari rata-rata industri.

“Per posisi terbaru, NPL sektor konstruksi masih di bawah 1% dan menunjukkan perbaikan,” ujarnya kepada kontan.co.id, Jumat (24/4/2026).

Ke depan, BNI menargetkan kualitas aset sektor ini tetap terjaga dengan mempertahankan NPL di bawah 1% hingga akhir 2026.

Baca Juga: Nilai Rekening Tabungan Pelajar Capai Rp 30,31 Triliun, Bakal Terus Naik Berkat THR

Dari sisi bisnis, sektor konstruksi masih menjadi salah satu motor pertumbuhan kredit BNI. Penyaluran kredit difokuskan pada proyek-proyek dengan fundamental kuat, seperti infrastruktur, perumahan, dan kawasan industri.

Strategi ekspansi pun tetap mengedepankan prinsip quality growth, dengan selektivitas tinggi dalam penyaluran kredit serta penguatan underwriting berbasis arus kas.

Iqbal menyampaikan, untuk menjaga kualitas kredit, BNI memperkuat manajemen risiko melalui monitoring proyek yang lebih granular, penerapan skema pencairan berbasis progres, hingga optimalisasi sistem peringatan dini (early warning system).

Selain itu, BNI juga meningkatkan kolaborasi dalam ekosistem pembiayaan guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan kualitas aset.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×