kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.917   -71,00   -0,39%
  • IDX 6.186   64,01   1,05%
  • KOMPAS100 803   9,41   1,19%
  • LQ45 614   5,85   0,96%
  • ISSI 215   3,05   1,44%
  • IDX30 340   3,03   0,90%
  • IDXHIDIV20 433   6,02   1,41%
  • IDX80 92   1,10   1,21%
  • IDXV30 117   1,90   1,65%
  • IDXQ30 111   1,37   1,25%

BNI tingkatkan proteksi IT cegah ransomware


Senin, 15 Mei 2017 / 07:56 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk akan meningkatkan proteksi sistem IT untuk mengantisipasi penyebaran virus ransomware. Proteksi sistem IT ini salah satunya adalah pemantauan (assessment) secara berkala mengenai semua potensi risiko.

Menurut Kiryanto, Sekretaris Perusahaan BNI, bank akan melakukan pemantauan secara berkala mengenai semua potensi risiko yang bisa mengganggu sistem IT.

"Ini dimaksudkan agar transaksi operasional keuangan bank bisa berjalan normal dan stabil," ujar Kiryanto kepada KONTAN, Senin (15/5).

Pria yang sering disapa Ryan ini menilai ancaman serangan virus ransomware ini memang cukup berisiko. Oleh karena itu bank berkode BBNI ini akan terus melakukan peningkatan (upgrade) proteksi sistem IT.

Tidak menutup kemungkinan nantinya menurut Ryan BNI akan mengeluarkan investasi IT terkait antisipasi virus ini. Namun Ryan belum merinci berapa rencana investasi yang akan dilakukan.

Secara umum dengan semakin bagusnya proteksi IT akan memperkecil terjadinya serangan virus IT. Hal ini berkorelasi positif dengan kepercayaan nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×