kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.973   60,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Jurus Bank Mandiri antisipasi ransomware


Senin, 15 Mei 2017 / 07:50 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk mengaku sudah mempunyai tiga strategi untuk mengantisipasi virus Ransomware WannaCry. Antisiasi ini untuk mencegah virus mengganggu sistem perbankan.

Rico UsthavI Frans, Direktur Digital Banking dan Teknologi Bank Mandiri mengatakan strategi pertama adalah membentuk pusat komando (command center).

"Pusat komando ini terdiri dari tim keamanan IT yang terus melakukan monitor," ujar Rico kepada KONTAN, Senin (15/5).

Dengan alat pengawasan di pusat komando ini mempermudah tim memantau malware dan virus penyerang (attacker).

Strategi kedua adalah dengan mengirimkan pesan antisipasi ke pegawai Mandiri agar bisa lebih berhati-hati. Sedangkan strategi ketiga adalah membuat posko untuk melakukan koordinasi tindakan antisipasi jika ada laporan atau insiden.

Sebelumnya dunia dikejutkan dengan adanya virus malware jenis ransomware WannaCry yang menyebar sejak akhir pekan lalu. Virus itu menyerang sekitar 200.000 sistem di sekitar 150 negara. India dan Rusia paling banyak yang kena serangan WannaCry.

Beberapa perusahaan seperti rumah sakit, otomotif hingga industri perbankan di dunia dikabarkan terimbas penyebaran virus ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×