kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

BRI Agro bukukan kenaikan DPK 34,67% pada 2017


Rabu, 07 Februari 2018 / 21:46 WIB
BRI Agro bukukan kenaikan DPK 34,67% pada 2017
ILUSTRASI. Jajaran Direksi BRI Agro saat pemaparan kinerja 2017


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada tahun lalu sebesar 34,67% secara tahunan alias year on year (yoy). Total dana yang dihimpun anak usaha BRI ini mencapai Rp 12,42 triliun.

Ebeneser Girsang, Direktur BRI Agro bilang, pertumbuhan DPK BRI Agro sudah sesuai dengan yang diharapkan. Namun, ke depan pihaknya akan lebih fokus pada peningkatan porsi dana murah tabungan dan giro atau current account and savings account (CASA) hingga 22% terhadap total DPK.

“Porsi CASA saat ini baru 14,70%, lebih baik dari tahun lalu sebesar 12,40%. Kami akan terus dorong porsinya untuk menekan biaya dana,” jelas Ebeneser di Jakarta, Rabu (7/2).

Saat ini, DPK BRI Agro masih didominasi oleh deposito hingga 85,30% dari total DPK. Harapannya, dengan naiknya porsi CASA, biaya dana atau cost of fund dapat ditekan sehingga perusahaan semakin efisien.

Untuk mendukung pertumbuhan CASA, BRI Agro melakukan re-branding pada produk tabungan, menerbitkan kartu debit berbasis chip yang lebih aman, serta meluncurkan produk mobile banking dan cash management untuk meningkatkan transaksi pada dana murah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×