kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRI Agro bukukan kenaikan DPK 34,67% pada 2017


Rabu, 07 Februari 2018 / 21:46 WIB
ILUSTRASI. Jajaran Direksi BRI Agro saat pemaparan kinerja 2017


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada tahun lalu sebesar 34,67% secara tahunan alias year on year (yoy). Total dana yang dihimpun anak usaha BRI ini mencapai Rp 12,42 triliun.

Ebeneser Girsang, Direktur BRI Agro bilang, pertumbuhan DPK BRI Agro sudah sesuai dengan yang diharapkan. Namun, ke depan pihaknya akan lebih fokus pada peningkatan porsi dana murah tabungan dan giro atau current account and savings account (CASA) hingga 22% terhadap total DPK.

“Porsi CASA saat ini baru 14,70%, lebih baik dari tahun lalu sebesar 12,40%. Kami akan terus dorong porsinya untuk menekan biaya dana,” jelas Ebeneser di Jakarta, Rabu (7/2).

Saat ini, DPK BRI Agro masih didominasi oleh deposito hingga 85,30% dari total DPK. Harapannya, dengan naiknya porsi CASA, biaya dana atau cost of fund dapat ditekan sehingga perusahaan semakin efisien.

Untuk mendukung pertumbuhan CASA, BRI Agro melakukan re-branding pada produk tabungan, menerbitkan kartu debit berbasis chip yang lebih aman, serta meluncurkan produk mobile banking dan cash management untuk meningkatkan transaksi pada dana murah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×