Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) berhasil mencetak kinerja positif pada semester I-2026 dengan perolehan laba mencapai Rp31,2 triliun atau tumbuh 17,5% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp26,53 triliun.
Merujuk laporan keuangannya, capaian tersebut salah satunya didorong oleh penurunan beban bunga BRI sebesar 5,87% yoy menjadi Rp27,39 triliun. Pendapatan bunga juga berhasil tumbuh 5,41% menjadi Rp107,92 triliun.
Adapun pendapatan bunga bersih bank serta pendapatan jasa asuransi naik 10,13% yoy menjadi Rp81,18 triliun. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BRI berhasil tumbuh 6,64% yoy menjadi Rp48,5 triliun.
Baca Juga: DPK Perbankan Melambat, Bank Mulai Genjot Dana Murah
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI sejatinya berhasil tumbuh dua digit dalam periode ini, sebesar 16,2% yoy menjadi Rp1.646 triliun. Ini menjadi salah satu pendorong tumbuhnya aset bank sebesar 11,57% yoy menjadi Rp2.352 triliun.
Sejalan dengan itu, dana pihak ketiga (DPK) BRI tumbuh 6,7% yoy menjadi Rp1.581 triliun. Pertumbuhan DPK utamanya ditopang oleh dana murah yang tumbuh 10,1%, komposisinya mencapai 67,6%.
Seiring dengan itu, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross turun menjadi 3,15%, namun NPL net naik menjadi 1,04%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














