kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

BRI Finance Salurkan Pembiayaan Kendaraan Bekas Rp 35 Miliar pada Kuartal I-2025


Kamis, 24 April 2025 / 14:10 WIB
BRI Finance Salurkan Pembiayaan Kendaraan Bekas Rp 35 Miliar pada Kuartal I-2025
ILUSTRASI. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan bekas mencapai lebih dari Rp 35 miliar pada kuartal I-2025. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/02/07/2020


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan bekas mencapai lebih dari Rp 35 miliar pada kuartal I-2025.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan mengatakan, kinerja pembiayaan pada segmen kendaraan bekas tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Ini karena perusahaan sedang melakukan transformasi dalam rangka memperkuat sinergi di captive market BRI melalui sinergi joint financing," kata Wahyudi kepada Kontan, Rabu (23/4).

Baca Juga: BRI Finance Optimalkan Segmen Kendaraan Bekas, Incar Kontribusi di Atas 8%

Wahyudi bilang, porsi penyaluran pembiayaan kendaraan bekas terhadap total portofolio perusahaan mencapai sebesar 5,4%. Meski porsinya masih terbilang kecil, BRI Finance menargetkan penyaluran pembiayaan kendaraan bekas bisa mencapai lebih dari Rp 300 miliar pada 2025.

"Kami optimistis dengan target tersebut dan berupaya untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan bekas berkualitas," lanjutnya.

Di tengah dinamika perekonomian yang sedang naik turun, BRI Finance fokus pada Captive Market BRI dan optimalisasi customer-based guna meningkatkan profitabilitas terutama di segmen pembiayaan konsumer ritel high yield (Fasilitas dana dan kendaraan bekas).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×