Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Putri Werdiningsih
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat ada 164.905 nasabah BSI yang menjadi calon jamaah haji di tahun 2025. Angka ini mencakup sekitar 74% dari total kuota jemaah haji khusus dan reguler tahun ini yang disediakan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
Melansir data Kemenag, Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota jemaah haji, di luar petugas dan pembimbing haji dan umrah. Jumlah ini di antaranya terdiri dari 201.063 jamaah reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
Decision Support Retail Head BSI, Hernanda Lasmana menyebut, tren pertumbuhan tabungan haji di BSI memang terus alami pertumbuhan positif.
Baca Juga: Laba Bank Syariah Indonesia (BSI) Tumbuh 10% di Dua Bulan Pertama 2025
Hingga Februari 2025, dana kelolaan tabungan haji BSI sebesar Rp13,94 triliun atau sebanyak 5,7 juta number of account (NoA). Angka ini naik 26,90% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun saat ini, jumlah pendaftar haji BSI tahun 2024 yang telah mendapat nomor porsi sebanyak 194.479 nasabah.
“Perseroan akan terus berupaya menjadi market leader bisnis haji di Indonesia dengan terus melakukan pengembangan sistem dan peningkatan layanan kepada jamaah,” kata Hernanda kepada Kontan, belum lama ini.
Peningkatan layanan tersebut dilakukan lewat kemudahan pembukaan rekening tabungan haji via superapp Byond by BSI serta edukasi dan promosi melalui program BSI Tabungan Haji Muda. Program ini khusus bagi nasabah BSI berumur di bawah 17 tahun.
Baca Juga: Berkontribusi 43,74% pada Pembiayaan Syariah, BSI Kian Dominasi Perbankan Syariah RI
Selain itu, BSI juga bakal terus mendorong inklusi tabungan haji lewat digitalisasi layanan haji, optimalisasi layanan lewat 100 ribu BSI Agen, dan optimalisasi product holding ratio (PHR).
“Serta menggali potensi ekosistem halal mulai dari hulu hingga hilir sehingga bisa digabungkan dengan ekosistem haji dan umrah,” tambahnya.
Tahun ini, BSI memproyeksi kenaikan 2 juta akun tabungan haji menjadi 7,6 juta NoA. Sejalan dengan proyeksi kenaikan tersebut, manajemen membidik kenaikan dana pihak ketiga (DPK) dari tabungan haji sebesar 45,5% (year on year/yoy) yaitu menjadi Rp21,1 triliun pada akhir 2025.
Selanjutnya: Soal Jumlah Pemudik Lebaran 2025, Ini Kata Kemenhub
Menarik Dibaca: 15 Macam Makanan yang Paling Cepat untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News