Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID-JAKARTA,.Layanan mobile banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), yaitu BYOND by BSI, terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dan mendapat respons positif, khususnya dari generasi muda yang mengadopsi gaya hidup cashless sejak diluncurkan pada November 2024
Sebagai informasi, BYOND yang dilaunching akhir 2024 merupakan superapp perbankan digital yang dirancang lebih modern, interaktif, dan menyasar kebutuhan gaya hidup finansial masa kini. Dalam waktu satu tahun sejak peluncurannya, pengguna BYOND tumbuh signifikan sebesar 197% secara tahunan (YoY).
Selain BYOND saat ini BSI juga masih mengaktifkan BSI Mobile, aplikasi mobile banking yang telah hadir sebelumnya. Hingga Desember 2025, jumlah pengguna mobile banking BSI telah melampaui 9 juta user, terdiri dari sekitar 6 juta pengguna BYOND dan lebih dari 3 juta pengguna BSI Mobile.
Pertumbuhan pengguna BYOND didorong oleh transformasi digital yang dilakukan BSI melalui pengembangan fitur dan produk inovatif yang adaptif. Salah satunya adalah layanan bullion bank berupa Tabungan Emas yang dapat diakses melalui BYOND dengan nominal terjangkau mulai dari Rp50 ribuan.
Baca Juga: Bank bjb Salurkan Rp700 Miliar untuk 35.000 Rumah di Jawa Barat
Inovasi ini turut mendorong peningkatan pengguna Tabungan Emas menjadi lebih dari 530 ribu nasabah, atau tumbuh 417% (YoY). Selain layanan E-mas, BSI juga terus mengembangkan fitur di dalam aplikasi termasuk di bidang ekosistem haji dan umrah.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan bahwa transformasi digital terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja bisnis perseroan.
“Digitalisasi menjadi entry gate dalam memperkenalkan produk dan layanan BSI dengan cara yang mudah, aman, dan inklusif, salah satunya melalui BYOND,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (31/3/2026).
Lebih lanjut, BSI akan terus memperkuat transformasi digital pada 2026 melalui peningkatan kapabilitas teknologi, kualitas layanan, serta perluasan ekosistem digital. Strategi ini diarahkan untuk meningkatkan jumlah pengguna, frekuensi transaksi, dan nilai transaksi secara berkelanjutan, sekaligus mempertegas peran BSI dalam menghadirkan solusi keuangan syariah yang adaptif.
Saat ini, BSI telah memiliki ekosistem e-channel yang lengkap dan terintegrasi, meliputi BSI Call 14040, sekitar 6.000 ATM/CRM, BYOND, BEWIZE untuk cash management institusi, BSI Net, jaringan BSI Agen yang telah mencapai lebih dari 126 ribu agen di seluruh Indonesia, serta layanan remitansi di berbagai negara.
Melalui BYOND, nasabah dapat mengakses berbagai layanan secara praktis, mulai dari pembukaan rekening, investasi emas, pembiayaan, hingga fitur sosial dan spiritual seperti ZISWAF, lokasi masjid, dan arah kiblat. Selain itu, layanan pembukaan tabungan haji dengan setoran awal Rp100 ribu juga menjadi salah satu fitur yang diminati.
Dalam setahun terakhir, jumlah pengguna tabungan haji melalui BYOND meningkat 108% (YoY) menjadi sekitar 380 ribu nasabah. Berbagai inovasi tersebut turut mendorong peningkatan transaksi BYOND yang mencapai lebih dari 730 juta transaksi, tumbuh 52% (YoY), dengan nilai transaksi menembus sekitar Rp820 triliun atau meningkat 48% secara tahunan.
Anggoro menambahkan, pada tahun 2026 BSI optimistis dapat mencapai lebih dari 10 juta pengguna mobile banking, didukung oleh strategi transformasi digital yang terintegrasi antar kanal dan ekosistem.
Sejalan dengan visi menjadi The Best Digital Sharia Bank in the World, BSI terus memperkuat kapabilitas digital melalui pengembangan berbagai platform, seperti mobile banking (BYOND dan BSI Mobile), internet banking (BSI Net), BSI Merchant App, Banking as a Service (BaaS), Open API, serta Cash Management System (BEWIZE), yang didukung oleh penguatan teknologi, produk, distribusi, dan analitik data.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













