NPL KPR perbankan menembus Rp 26,99 triliun di awal 2026, menandakan tekanan keuangan rumah tangga kian berat dan kualitas kredit memburuk.
OJK mengungkap klaim asuransi kredit masih tinggi di awal 2026, melampaui premi. Peluang perbaikan ada, namun tidak instan.