kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.825   33,00   0,20%
  • IDX 8.189   41,92   0,51%
  • KOMPAS100 1.153   6,61   0,58%
  • LQ45 839   5,71   0,69%
  • ISSI 288   1,22   0,42%
  • IDX30 437   3,68   0,85%
  • IDXHIDIV20 524   3,72   0,72%
  • IDX80 129   0,91   0,71%
  • IDXV30 143   1,08   0,76%
  • IDXQ30 141   0,92   0,66%

BTN Bidik Dana Kelolaan Kustodian Capai Rp 9 Triliun di Tahun 2024


Minggu, 02 Juni 2024 / 12:34 WIB
BTN Bidik Dana Kelolaan Kustodian Capai Rp 9 Triliun di Tahun 2024
ILUSTRASI. BTN mencatat, dana kelolaan Assets Under Custody (AUC) per April 2024 sebesar Rp 8,5 triliun


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat, dana kelolaan Assets Under Custody (AUC) per April 2024 mencapai Rp 8,5 triliun.

Adapun per Desember 2023 dana kelolaan kustodian BTN mencapai Rp 7,9 triliun. Artinya ada peningkatan sebesar 7,9% secara year to date (YTD).

Adapun fee based income yang dihasilkan kustodin BTN pada 2023 mencapai Rp 1,3 miliar.

"Kami menargetkan kelolaan AUC sampai akhir tahun 2024 bisa mencapai Rp 9 triliun," ujar Corporate Secretary BTN, Ramon Armando kepada kontan.co.id, Rabu (29/5).

Baca Juga: BTN Bidik Potensi Pengembangan Bisnis dari Kampus

Ramon menyebut, prospek bisnis kustodian cukup menjanjikan seiring dengan tingginya minat investasi dan berkembangnya pasar modal Indonesia. BTN menargetkan dapat mengelola dana dari nasabah yang menggunakan jasa kustodian sekitar Rp 9 triliun pada tahun ini. Selain itu, bank juga membidik pertumbuhan pendapatan nonbunga.

Dalam memasarkan jasa kustodian, BTN melakukan kolaborasi antar unit kerja pengelola jasa kustodian dengan unit kerja terkait seperti Treasury, unit kerja pengelola nasabah.

Selain itu juga berkoordinasi dengan manajer investasi yang menerbitkan reksadana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×