kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.618   65,00   0,37%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BTN catat kredit bermasalah 2,6% akhir 2017


Selasa, 02 Januari 2018 / 20:21 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk (BTN) mengatakan pihaknya berhasil menekan laju kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) hingga mencapai 2,6% di akhir tahun 2017.

Direktur BTN Nixon Napitupulu menilai rasio tersebut telah mengalami penurunan dibandingkan posisi di kuartal III 2017 yang sempat menyentuh 3,03%. Adapun, pihaknya optimistis sampai akhir tahun 2018 rasio NPL tersebut dapat kembali ditekan hingga mencapai level 2,4%.

"NPL turun dari 3,03% menjadi 2,6% di 2017. Tahun ini rencananya di bawah 2,5% mungkin bisa 2,4% akhir tahun," ujarnya kepada Kontan.co.id, saat ditemui di Jakarta, Selasa (2/1).
 

Nixon menambahkan, kolektibilitas 2 (kol 2) BTN juga telah berhasil ditekan. Menurutnya, penurunannya cukup signifikan yakni dari posisi 13% di awal tahun 2017 menjadi di bawah 9% di Desember 2017.

Sebagai tambahan informasi, berdasarkan laporan keuangan bulan November 2017 BTN tercatat telah menyalurkan kredit sebesar Rp 172, 86 triliun. Jumlah tersebut meningkat 21,95% secara tahunan atau year on year (yoy) dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 144,20 triliun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×