kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.945   33,00   0,18%
  • IDX 6.038   -33,09   -0,54%
  • KOMPAS100 780   -5,04   -0,64%
  • LQ45 598   -3,52   -0,59%
  • ISSI 209   -1,49   -0,71%
  • IDX30 331   -1,84   -0,55%
  • IDXHIDIV20 423   -1,74   -0,41%
  • IDX80 89   -0,54   -0,60%
  • IDXV30 114   -0,37   -0,32%
  • IDXQ30 108   -0,20   -0,19%

BTN Naikkan Anggaran Capex Sebesar 5% di 2026


Senin, 09 Februari 2026 / 18:07 WIB
BTN Naikkan Anggaran Capex Sebesar 5% di 2026
ILUSTRASI. Logo BTN (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menaikkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar 5% pada tahun 2026.

Sebelumnya pada tahun 2025, BTN telah menganggarkan capex sebesar Rp 1 triliun. Salah satunya untuk keperluan pengembangan dan penguatan IT.

Direktur Information Technologi BTN Tan Jacky Chen mengatakan, sepanjang tahun 2025 pula anggaran capex IT telah direalisasikan sesuai rencana.

"Anggaran capex IT tahun 2025 telah direalisasikan sesuai dengan rencana," ujarnya kepada Kontan, Senin (9/2/26).

Baca Juga: BCA Perkuat Sistem IT dan Keamanan Siber dengan Capex Jumbo

Sebagian besar anggaran tersebut sudah digunakan untuk keperluan modernisasi perangkat infrastruktur, penguatan IT, dan cyber security.

Di samping itu, anggaran ini juga telah dimanfaatkan untuk memaksimalkan pelayanan nasabah. Seperti pengembangan digitalisasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah secara mandiri melalui aplikasi Bale by BTN dan Bale Korpora atau yang transaksi langsung di cabang bank.

Tan bilang, anggaran capex IT BTN pada tahun 2026 rencananya akan diperuntukan untuk beberapa hal. Salah satunya mendorong pertumbuhan bisnis dan pengalaman nasabah secara end-to-end.

Melalui anggaran ini, BTN juga akan berupaya memperkuat fondasi digital, data, dan ketahanan bank secara berkelanjutan. 

Selain itu, anggaran juga akan digunakan untuk memastikan kepatuhan, pengendalian risiko, dan stabilitas operasional bank.

Baca Juga: Strategi Perbankan 2026, Fokus Kredit Ritel Demi Menjaga Profit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×