kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.982   70,00   0,39%
  • IDX 6.020   -51,09   -0,84%
  • KOMPAS100 775   -9,52   -1,21%
  • LQ45 594   -7,66   -1,27%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 329   -4,10   -1,23%
  • IDXHIDIV20 420   -4,81   -1,13%
  • IDX80 89   -1,09   -1,22%
  • IDXV30 114   -0,84   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,05   -0,97%

BTN Siapkan Pembiayaan Rp3 Triliun untuk Perkuat Bisnis ID FOOD


Kamis, 01 Oktober 2026 / 14:39 WIB
BTN Siapkan Pembiayaan Rp3 Triliun untuk Perkuat Bisnis ID FOOD
ILUSTRASI. MoU BTN dan ID FOOD (Dok/ID FOOD)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyiapkan plafon pembiayaan hingga Rp3 triliun untuk mendukung ekspansi bisnis BUMN Holding Pangan ID FOOD.

Dukungan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani BTN dan ID FOOD di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pembiayaan akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, offtake komoditas strategis, transaksi, hingga digitalisasi ekosistem ID FOOD Group.

Baca Juga: Premi Asuransi Kumpulan Naik 11% pada Semester I-2026, Ini Kata Prudential Indonesia

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan, fasilitas tersebut akan memperkuat kemampuan perseroan dalam menyerap dan menyalurkan sejumlah komoditas pangan strategis, seperti beras, gula, minyak goreng, serta komoditas pangan lainnya.

“Dukungan pembiayaan ini akan memperkuat kemampuan kami dalam menyerap, mengelola, dan mendistribusikan komoditas pangan strategis. Semakin kuat kemampuan offtake, semakin besar pula kapasitas ID FOOD untuk menghubungkan produksi dengan pasar secara lebih efektif,” ujar Ghimoyo dalam keterangannya.

Kerja sama ID FOOD dan BTN bukan merupakan kolaborasi baru. Sejak 2024, BTN telah memberikan dukungan terhadap sejumlah kegiatan bisnis ID FOOD Group, antara lain Program Bantuan Pangan Stunting, pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), serta pembiayaan bisnis beras, gula, garam, benih padi, dan susu.

Hingga saat ini, total fasilitas pembiayaan BTN yang telah digunakan dalam berbagai aktivitas ID FOOD Group mencapai sekitar Rp5 triliun.

Menurut Ghimoyo, realisasi pembiayaan tersebut menunjukkan skala kerja sama yang telah berjalan antara kedua perusahaan.

Melalui MoU terbaru, cakupan kolaborasi akan diperluas dari pembiayaan korporasi ke berbagai pelaku dalam ekosistem pangan.

“Utilisasi sekitar Rp5 triliun menunjukkan bahwa kolaborasi ini telah berjalan secara konkret dan memiliki skala yang signifikan. MoU terbaru menjadi pijakan untuk membawa kerja sama tersebut ke tahap berikutnya,” kata Ghimoyo.

Baca Juga: Booming Data Center di Indonesia Jadi Ladang Baru bagi Industri Asuransi

Perluas Transaksi Ekosistem Pangan

Selain pembiayaan, BTN dan ID FOOD juga akan memperluas penggunaan layanan perbankan kepada supplier, vendor, distributor, buyer, kontraktor, pedagang, mitra usaha, hingga karyawan dalam jaringan ID FOOD Group.

Di sisi internal, sekitar 1.600 rekening karyawan RNI, PPI, BGR Logistik, dan Rajawali Nusindo telah menggunakan layanan payroll BTN.

Digitalisasi transaksi juga mulai diterapkan melalui revitalisasi Kantin ID FOOD dan pemanfaatan QRIS dalam ekosistem Bale by BTN.

Baca Juga: Dua Manajer Investasi Kini Punya DPLK, Pasar Dana Pensiun Makin Menarik

Ghimoyo mengatakan integrasi pembiayaan, transaksi, dan digitalisasi diperlukan untuk mempercepat perputaran bisnis sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok pangan.

“Ekosistem pangan melibatkan banyak pelaku. Karena itu, manfaat kerja sama ini harus dirasakan bukan hanya oleh korporasi, tetapi juga supplier, distributor, buyer, pedagang, dan mitra usaha melalui transaksi yang lebih cepat, mudah, dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, posisi ID FOOD sebagai Holding BUMN Pangan membuat perusahaan memiliki keterkaitan dengan banyak pelaku dalam rantai pasok, mulai dari petani, peternak, nelayan, supplier, distributor, merchant UMKM hingga konsumen.

Menurut Nixon, luasnya rantai bisnis tersebut membuka ruang bagi BTN untuk memperluas peran dari penyedia pembiayaan menjadi mitra transaksi bagi ID FOOD.

“Financing is only the beginning. BTN ingin melangkah lebih jauh, dari sekadar financing partner menjadi transactional banking partner yang hadir dalam aktivitas bisnis sehari-hari ID FOOD,” kata Nixon.

Baca Juga: Marak Penipuan Digital, BRI Ingatkan Nasabah Kenali Kanal Resmi

Ia mengatakan dukungan BTN akan mencakup kebutuhan collection, payment, liquidity management hingga trade transaction, termasuk layanan finansial bagi pegawai dan mitra ID FOOD.

Salah satu area yang akan dikembangkan adalah ekosistem Warung Pangan. BTN menyiapkan dukungan untuk kebutuhan pembayaran dan collection, transaksi supplier, hingga kebutuhan finansial para mitra yang terlibat di dalamnya.

“BTN ingin terhubung dalam seluruh transaction flow ID FOOD. Dari supplier, distributor atau mitra, Warung Pangan, hingga konsumen. Kolaborasi ini bukan hanya soal financial value. Lebih dari itu, kami ingin ikut membangun rantai distribusi pangan yang semakin efficient, inclusive, dan connected,” ujar Nixon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×