kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BTN tunggu pemerintah untuk sapih bisnis syariah


Selasa, 24 Oktober 2017 / 10:25 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dalam waktu dekat belum akan melakukan pemisahan bisnis unit usaha syariah (UUS). Bank berkode saham BBTN ini masih menunggu pemerintah.

Mahelan Prabantarikso, Direktur BTN bilang meskipun kinerja bisnis syariah cukup bagus, bank masih mempunyai beberapa pertimbangan sebelum melakukan spin off.

"Pertimbangan pertama adalah terkait perbandingan kinerja dengan beberapa bisnis bank syariah lainnya," kata Mahelan, Senin (24/10).

Secara umum, memang jika dibandingkan dengan bank syariah lain, kinerja UUS BTN sampai September 2017 bisa dikatakan cukup bagus.

Pertimbangan kedua adalah BTN juga menunggu finalisasi konsep pembentukan holding. Pemerintah sebelumnya berencana membentuk anak usaha yaitu di bisnis syariah.

Oleh karena itu, daripada buru-buru menyapih bisnis syariah, BTN memastikan bagaimana finalisasi konsep pembentukan anak usaha holding di bisnis syariah ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×