kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Cadangan devisa terkuras untuk menjaga rupiah


Jumat, 06 Juli 2012 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (15/6).


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. Dalam sebulan, Bank Indonesia (BI) harus merogoh kantong cukup dalam untuk melindungi nilai tukar rupiah. Penguatan dollar Amerika Serikat (AS) berhasil menggerus cadangan devisa Indonesia sebesar US$ 5 miliar. Rinciannya, pada akhir Mei masih US$ 111,5 miliar sedangkan di akhir Juni lalu menjadi US$ 106,5 miliar.

Mata uang Garuda beberapa bulan terakhir menuntut perhatian otoritas moneter lebih tinggi. Sebab, dana asing tak sepenuhnya bisa dibendung untuk masuk dan keluar sesuai kondisi global.

Meski berkurang cukup dalam, bank sentral berusaha tenang. Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai wajar penurunan devisa negara untuk meredam fluktuasi.

Sebelum kondisi ekonomi berubah menjadi tidak tertebak, BI sempat memupuk cadangan devisa. Tujuannya, untuk mengantisipasi pelemahan ekonomi global seperti saat ini. "Cadangan devisa kita masih besar. Kami sudah menaikkan cadangan devisa untuk jaga-jaga saat dibutuhkan seperti ini. Jadi jangan dirisaukan," katanya saat dijumpai di Jakarta, Jumat (6/7).

Sebenarnya, turunnya cadangan devisa Indonesia saat ini tidak hanya disebabkan satu faktor saja yakni dollar AS. Perry menyebutkan, dana yang masuk tak hanya dalam bentuk dollar AS, melainkan dalam mata uang lainnya seperti euro. Seperti diketahui, dua kawasan ini memegang kendali setir pasar dunia saat ini. Fluktuasi pergerakan euro dan dollar inilah yang akhirnya mempengaruhi cadangan devisa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×