Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan peningkatan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya. Ini tercermin dari naiknya rasio profitabilitas.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan, tingkat profitabilitas banknya meningkat karena didorong oleh perbaikan kualitas aset dan efisiensi biaya.
Hery mencatat hingga kuartal I-2026, BRI memiliki rasio return on assets (ROA) di level 2,8%, sementara return on equity (ROE) di level 18,4%.
"Pertumbuhan ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan pengelolaan biaya dana yang semakin efisien," tulis Hery dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga: Berikut Sederet Capaian Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Sepanjang Tahun 2025
Adapun BRI mencatat total asetnya pada kuartal I-2026 tumbuh sampai 7,2% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 2.250 triliun. Sedangkan, laba bersihnya tercatat sebesar Rp 15,5 triliun atau naik 13,7% yoy.
BRI juga mencatat pertumbuhan positif di penyaluran kredit. Hingga kuartal I-2026, total kredit dan pembiayaan BRI mencapai Ro 1.562, naik 13,7% yoy.
Hery menyebut pertumbuhan kinerja banknya ditopang oleh fundamental bisnis yang kuat serta konsistensi strategi yang dijalankan selama ini.
Ia optimistis, pertumbuhan BRI ini akan dapat terus terjaga seiring fokusnya terhadap penguatan digitalisasi, manajemen risiko yang disiplin, serta upaya meningkatkan nilai tambah perseroan.
Baca Juga: Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Bukukan Laba Rp 41,06 Triliun per Oktober 2025
Hery juga memastikan BRI akan terus berfokus pada segmen UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. "Secara keseluruhan, BRI tidak hanya tumbuh, namun juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













