Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Digitalisasi semakin menjadi fokus perbankan tahun ini. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) misalnya yang konsisten memberi anggaran jumbo untuk memperkuat layanan digital di tiap tahunnya.
Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan menyebut, banknya menyiapkan lebih dari Rp 1 triliun untuk anggaran belanja modal (capital expenditures/capex) khusus digital di tahun 2026.
"Budget capex IT kami konsisten secara tahunan berada di sekitar angka Rp 1 triliun," kata Lani saat dihubungi pekan lalu.
Baca Juga: 90,6% Transaksi Nasabah CIMB Niaga Dilakukan Secara Digital
Lani mengatakan anggaran capex tersebut digunakan untuk memperkuat jaringan server data, keamanan siber, hingga pemutakhiran layanan digital.
Tidak tertinggal dengan perkembagan zaman, Lani juga menyebut anggaran capex itu turut digunakan untuk pengembangan layanan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).
Fokus pengembangan ini didukung oleh minat nasabah CIMB Niaga yang juga semakin berlaih ke layanan digital. Hingga kuartal 1-2026, CIMB Niaga mencatat 90,6% transaksi keuangan nasabah sudah dilakukan melalui kanal digital.
Baca Juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ, Pengguna Tembus 20.000 Perusahaan dalam Sebulan
Selain itu, hingga kuartal 1-2026, CIMB Niaga juga mencatat transaksi di aplikasi digitalnya, OCTO, meningkat sampai 29% yoy.
CIMB Niaga memastikan akan terus memperkaya layanan aplikasi OCTO. Lewat aplikasi ini, nasabah bisa melakukan transaksi keuangan, mengembangkan portofolio aset dengan beragam instrumen investasi, hingga membuka rekening valuta asing.
Baca Juga: CIMB Niaga Cetak Laba Rp 1,76 Triliun, Ini Penyebab Utamanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













