kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.627   74,00   0,42%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Diminati banyak investor, Bank Amar yakin bisa penuhi ketentuan modal inti


Rabu, 25 Agustus 2021 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat papan nama produk teknologi finansial Tunaiku setelah peresmian kantor fungsional Amar Bank di Jakarta, (6/6). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/07/06/2016


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Hingga Juni 2021, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Amar telah didominasi dari dana ritel yakni 69%. Perseroan akan terus mendorong dana ritel ini lewat Senyumku agar likuiditas perseroan tetap terjaga apabila dihadapkan dengan tekanan seperti pandemi saat ini 

Sementara untuk mendorong penyaluran kredit, Bank Amar akan fokus menyasar UMKM. Caranya dengan terus mengembangkan fitur-fitur baru pada Tunaiku serta bekerjasama dengan lembaga lain seperti fintech dan koperasi.

Per Juni 2021, kinerja Bank Amar tercatat melambat. Perseroan hanya membukukan laba bersih Rp 3,6 miliar. Turun dari Rp 20,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hal itu sejalan dengan penurunan pendapatan bunga bersih dari Rp 325,5 miliar menjadi Rp 170,78 miliar.

Pembiayaan perseroan tercatat Rp 1,85 triliun, turun tipis dari Rp 1,94 triliun per Juni 2020. Namun, DPK bank ini tumbuh signifikan hingga 29% year on year (YoY) dari Rp 1,17 triliun triliun. Sehingga asetnya meningkat dari Rp 3,11 triliun menjadi Rp 3,98 triliun. 

Selanjutnya: BI siapkan lima inisiatif mempercepat transformasi digital bank sentral

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×