kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Dompet digital mana yang paling banyak dipakai di Indonesia?


Jumat, 14 Februari 2020 / 20:45 WIB
Dompet digital mana yang paling banyak dipakai di Indonesia?
ILUSTRASI. Seorang pedagang membayar belanjaan di Pasar Modern, Bintaro menggunakan Go-pay. Ipso mencatat 71% pengguna dompet digital dimotivasi oleh promo dan 43% lainnya hanya untuk keperluan transportasi online. KONTAN/Petru Dabu

Reporter: Annisa Fadila | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dompet digital yang saat ini telah menyebar luas di kalangan masyarakat membuatnya kian populer, hal itu dikarenakan adanya kemudahan juga kenyamanan yang ditawarkan. 

Penelitian yang dilakukan oleh Ipsos menyebutkan, awalnya dompet digital digunakan hanya untuk kepentingan promo. Namun, setelah pengguna dompet digital meningkat, promo tak lagi menjadi daya tarik pengguna.

Baca Juga: Fintech Jembatan Emas menyalurkan permodalan ke kurir dan karyawan Paxel

Research Director Customer Experience Ipso Olivia Samosir mengatakan, sebelumnya sebanyak 71% pengguna dompet digital dimotivasi oleh promo, 43% lainnya menggunakan dompet digital hanya untuk keperluan transportasi online. Lalu 37% lainnya untuk jasa pesan antar makanan online.

Ia menambahkan, sebanyak 34% pengguna dompet digital tertarik dengan promo cashback transportasi online, serta 20% lainnya tertarik dengan promo cashback jasa pesan antar makanan.

“Berdasarkan survey, sebanyak 68% dari masyarakat itu menggunakan dompet digital minimal seminggu sekali,” Jelas Olivia kepada Kontan.co.id baru-baru ini.

Baca Juga: Pengguna dompet digital meningkat, OY! bebaskan biaya tambahan saat lakukan transaksi

Adanya survey yang dilakukan oleh Ipsos, menempatkan beberapa brand e-wallet kian populer dan mendominasi. Ipsos menyebutkan, GoPay, OVO, DANA serta LinkAja merupakan keempat brand yang paling banyak digunakan. 




TERBARU

Close [X]
×