kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Dorong Peningkatan Jumlah Anggota LKM, OJK Terus Koordinasi dengan Aslindo


Selasa, 14 Oktober 2025 / 17:38 WIB
Dorong Peningkatan Jumlah Anggota LKM, OJK Terus Koordinasi dengan Aslindo
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman. OJK terus berkoordinasi dengan Aslindo untuk mendorong peningkatan jumlah anggota Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan LKMS.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencantumkan dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Lembaga Keuangan Mikro 2024-2028 penguatan peran Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Indonesia (Aslindo) untuk mendorong penambahan jumlah anggota mulai 2025.

Mengenai hal itu, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyampaikan OJK terus berkoordinasi dengan Aslindo, serta memfasilitasi sosialisasi dan program edukasi guna mendorong peningkatan jumlah anggota asosiasi LKM/LKMS Indonesia.

Baca Juga: Viral Percakapan Prabowo dan Trump di KTT Gaza, Menlu Sugiono Bilang Begini

"Dengan demikian, hal itu diharapkan dapat memperkuat koordinasi, tata kelola, dan perlindungan nasabah," ungkapnya dalam lembar jawaban resmi RDK OJK, Senin (13/10).

Agusman mengatakan saat ini sudah terdapat 185 LKM/LKMS yang telah tergabung dalam Aslindo per Agustus 2025.

Asal tahu saja Aslindo berdiri pada 19 Desember 2022. Disebutkan dalam roadmap, asosiasi merupakan elemen penting dalam ekosistem LKM yang mewadahi LKM dan menyalurkan aspirasi dari para anggotanya.

Berdasarkan kinerja, OJK mencatat penyaluran pinjaman LKM per Juni 2025 sebesar Rp 1,05 triliun. Adapun nilai itu meningkat 0,96%, jika dibandingkan posisi Desember 2024 yang sebesar Rp 1,04 triliun. Sementara itu, aset industri LKM mencapai 1,59 triliun per Juni 2025. 

Baca Juga: Waspada! IHSG Berpotensi Lanjut Melemah Pada Perdagangan Rabu (15/10)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×