kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.845   -45,00   -0,25%
  • IDX 6.387   85,06   1,35%
  • KOMPAS100 830   6,47   0,79%
  • LQ45 632   4,86   0,77%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,78   0,79%
  • IDXHIDIV20 430   2,38   0,56%
  • IDX80 95   0,76   0,81%
  • IDXV30 118   0,95   0,81%
  • IDXQ30 112   0,75   0,67%

Enam bank asing ikut transaksi repo


Kamis, 25 Agustus 2016 / 15:57 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kelompok bank asing ikut meramaikan transaksi repurchase agreement (repo) di Tanah Air. Kali ini, enam bank asing melakukan penandatangan Global Master Repurchase Agreement (GMRA) dengan empat bank terbesar di Bank Indonesia (BI).

Nah, enam bank asing itu di antaranya, Standard Chartered Indonesia, JP Morgan, Bank DBS Indonesia, Bank ANZ Indonesia, Bank Mizuho Indonesia, dan Bank of Tokyo-Mitsubishi.

Sedangkan empat bank terbesar yang hadir adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Direktur Eksekutif Pendalaman Pasar Uang Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengarapkan, kehadiran bank asing dapat menggiatkan transaksi repo untuk kebutuhan likuiditas bank dibandingkan cari dana di pasar ritel.

Dengan adanya bank asing ini, total 70 bank yang bergabung dalam skema perjanjian GMRA Indonesia. Adapun, 70 bank ini terdiri dari 4 bank BUMN, 4 bank campuran, 29 bank swasta nasional, 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan 6 bank asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×