kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Era digital banking harus diimbangi cyber security


Senin, 11 Desember 2017 / 22:09 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring dengan tren digital banking yang merekah beberapa tahun terakhir, membuat bank harus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman fraud. Jika tidak dipersiapkan dengan baik akan menimbulkan risiko yang cukup serius terkait nasabah.

Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Risk Management and Compliance Bank Mandiri bilang, pada tahun depan seiring meningkatnya transaksi digital banking maka tantangan cybercrime akan semakin membesar.

"Fraud dan mafia internet akan menjadi salah satu risiko di sektor digital banking," kata Siddik Kamis (7/12).

Berdasarkan data OJK, selain tren transaksi digital banking yang terus meningkat, jumlah pelaku bisnis financial technology (Fintech) juga mengalami kenaikan yang tidak sedikit. Menurut Siddik, bank harus meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan sistem untuk melindungi nasabah ke depan terkait risiko ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×