kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Era digital banking harus diimbangi cyber security


Senin, 11 Desember 2017 / 22:09 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring dengan tren digital banking yang merekah beberapa tahun terakhir, membuat bank harus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman fraud. Jika tidak dipersiapkan dengan baik akan menimbulkan risiko yang cukup serius terkait nasabah.

Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Risk Management and Compliance Bank Mandiri bilang, pada tahun depan seiring meningkatnya transaksi digital banking maka tantangan cybercrime akan semakin membesar.

"Fraud dan mafia internet akan menjadi salah satu risiko di sektor digital banking," kata Siddik Kamis (7/12).

Berdasarkan data OJK, selain tren transaksi digital banking yang terus meningkat, jumlah pelaku bisnis financial technology (Fintech) juga mengalami kenaikan yang tidak sedikit. Menurut Siddik, bank harus meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan sistem untuk melindungi nasabah ke depan terkait risiko ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×